PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DALAM PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

Retno Dewi Irmawati, Yetti Supriyati, Muchlas Suseno

Abstract


Penelitianinibertujuanuntuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadaphigher order  thinking skills dalam pembelajaran IPA siswa.Penelitian ini dilakukan di empat sekolah, yaitu SDN Manggarai 09, 11, 15, dan 19 Pagi pada kelas IV wilayah Binaan V Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini melibatkan 122 siswa sebagai sampel yang dipilih pengelompokan kasar.Penelitian ini menggunakan instrumen non tes untuk mengetahui klasifikasi motivasi belajar siswa dari segi validasi ahli dan uji coba lapangan dan instrument selanjutnya menggunakan tes untuk mengukur Higher Order Thinking Skills siswa.Prosedur penelitian menggunakanrancangan treatment by level 2 x 2. Evaluasi dilakukan dengan tiga tahapan, tahap pertama expert judgement  yang dilakukan oleh ahli materi Ilmu Pengetahuan Alam. Tahap kedua dilakukan melakukan evaluasi kelas uji coba dengan dua puluh tujuh siswa.Hasil uji tersebut menyatakan bahwa instrumen tes dan kuesioner layak digunakan. Untuk selanjutnya dilakukan uji lapangan dengan menyebarinstrumen kepada 122 siswa yang tersebar dalam 4 kelas.Hasil analisis uji-t menunjukan perbedaan Higher Order Thinking Skills IPA dan motivasi belajar siswa antara uji cobadan uji lapangan. Dilihat dari nilai rata-rata, mengindikasikan bahwa strategi dan motivasi pembelajaran yang dipilih berpengaruh positif dalam meningkatkan Higher Order Thinking Skills Siswa pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar.

 

Kata Kunci :higher order thinking skills, strategi pembelajaran, pendidikanilmu pengetahuan alam,

motivasi belajar

 

 Abstract

This study aims to determine the effect of learning strategies and learning motivation to higher order thinking skills in science learning students. This research was conducted in four schools, namely SDN Manggarai 09, 11, 15, and 19 Pagi in Grade IV of V-Village Manggarai Subdistrict, Tebet Subdistrict, South Jakarta in the even semester of academic year 2017/2018.The study involved 122 students as a selected sample of coarse grouping. This study uses non- test instrument to know the classification of student's motivation in terms of expert validation and field trials and the subsequent instruments use tests to measure Higher Order Thinking Skills students. The research procedure used treatment design by level 2 x 2. Evaluation is done by three stages, the first stage of expert judgment conducted by Natural Science material experts . The second stage is done to evaluate the test class with twenty-seven students. The test results state that the test instruments and questionnaires are appropriate to use . For a further field test was done by disseminating to 122 students spread in 4 classes . The result of t-test analysis showed difference of Higher Order Thinking Skills IPA and student learning motivation between pre-test and post-test . Judging from the average value, indicating that the strategy and learning motivation dip posi tive Invert Selection influential in increasing Higher Order Thinking Skills Students on Natural Science Learning in Elementary School.

 

Keywords:higher order thinking skills, learning strategies, natural science education, learning

motivation

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Susanto. 2012. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group

Amien, Moh.1987. Mengajarkan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan Menggunakan Metode Discovery dan Inquiry. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi

Brookhart, Susan. 2010. How to Assess Higher Order Thinking Skills in Your Classroom Association for Supervision & Curriculum Development. Alexandria: ASCD Member Book

Djojosoediro, Wasih. 2003. Pengembangan Pembelajaran Siswa SD. Jakarta: UT

Edusogem.blogspot.co.id, diakses pada 16 Februari 2017 pukul 09.22

Hellriegel, Don, John.1979. Jr. Organizational Behavior. New York

Jensen, Jamie L., dkk. 2014. Teaching to the Test or Testing to Teach: Exams Requiring Higher Order Thinking Skills Encourage Greater Conceptual Understanding. Journal of Educational Psychology Review.Vol 26

Johnson, Elaine. 2011. Contextual Teaching and Learning. Bandung: Kaifa

Koontz, Harold, dkk. 1988. Management Ninth Edition. New York: McGraw-Hill Book Company

Miri, Barak, Ben, dkk. 2007. Purposely Teaching for the Promotion of Higher-order Thinking Skills: A Case of Critical Thinking. Journal of Science Education,Vol. 37

Naga, Dali S. 1992. Pengantar teori Skor: pada pengukuran pendidikan. Jakarta: Guna Dharma

Robbins, Stephen P.1986. Organizational Behavior. New Jersey: Printice Hall Cliffs

Sutrisno. 2012. Kreatif Mengembangkan Aktivitas Pembelajaran Berbasis TIK. Jakarta: Referensi

Thomas, John. 2000. A Review of Research on Project Based Learning. California: The Autodesk Foundation

Widowati, Asri. Pembelajaran Sains HOT dengan Menerapkan Inquiry Laboratory


Article Metrics

Abstract views: 181   PDF views: 695