PENGARUH METODE PENEMUAN TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 46 BANDA ACEH

Lili Kasmini, Sulasteri Sulasteri

Abstract


Kemampuan berfikir kritis siswa kelas IV SDN 46 Banda Aceh dalam pelajaran IPA masih rendah, hal ini tentunya disebabkan oleh berbagai faktor yang salah satunya adalah kurang tepatnya metode yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode penemuan terbimbing terhadap kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran IPA siswa kelas IV di SDN 46 Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen, dengan rancangan one group pre test and posttest design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas IV berjumlah 30 siswa, seluruh siswa dijadikan sampel penelitian.Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Data dianalisis menggunakan uji statistik-t pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode penemuan terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 46 Banda Aceh, yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata tes sebelum dan setelah penggunaan metode terbimbing yaitu 54,5 meningkat menjadi 62,17. Selain itu, hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa harga t hitung > harga t tabel (8,04 >1,69). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode penemuan terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa kelas IV SDN 46 Banda Aceh.

 

Kata Kunci: Penemuan Terbimbing, Kemampuan Berfikir Kritis, IPA.

 

Abstract

The ability to think critically grade IV SDN 46 Banda Aceh in IPA is still low, it is certainly caused by various factors that one is less precisely the methods used by teachers in learning the IPA. This research aims to know the influence of the use of the method of the invention of the critical thinking ability against social interactions on the IPA learning grade IV in SDN 46 Banda Aceh. This research uses a quantitative approach to the types of experiments, with one group pre test and posttest design. The population of the entire research grade IV amounted to 30 students, all the students made research samples. Data collection was done through tests. The data were analyzed using statistical tests t-party right. The results showed that there is discovery methods influence social interactions towards critical thinking ability of students of class IV SDN 46 Banda Aceh, demonstrated by an increase in the average value of tests before and after the use of methods of social interactions i.e. increase to 54.5 62.17. In addition, the results of hypothesis testing shows that price tscore price ttable > (8.04 > 1.69). Thus it can be concluded that there is a discovery of the use of methods of influence social interactions towards critical thinking ability in learning IPA grade IV SDN 46 Banda Aceh.

 

Keywords: Discovery Of Social Interactions, The Ability to Think Critically, IPA.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Nasution, S. 2008. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar.Jakarta: Bumi Aksara.

Rusyna, A. 2014. Keterampilan Berpikir. Yogyakarta: Ombak

Sanjaya, W. 2012. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar ProsesPendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Santrock, J. W. 2007. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Suryosubroto, B. 2002. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencanan Prenada Media Group.

Wisudawati, A. W dan Sulistyowati, E. 2015. Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara.


Article Metrics

Abstract views: 40   PDF views: 29