PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL POWTOON TENTANG KONSEP DIRI DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR

Nina Fitriyani

Abstract


Seiring dengan berkembangnya zaman, sistem teknologi pembelajaran semakin berkembang dan mengalami perkembangan.Berbagai macam pembaharuan dalam aspek pendidikan dilakukan agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan. Untuk meningkatkan proses pembelajaran maka guru dituntut agar dapat membuat pembelajaran semakin menarik dan menjadi  inovatif yang mendorong peserta didik dapat belajar secara optimal didalam kelas. Dalam pembelajaran yang diberikan di kelas mengenai konsep diri diharapkan para peserta didik dapat memahami dan mampu memiliki konsep diri yang lebih positif. Dengan menggunakan metode pengembangan atau dalam bahasa Inggris Research &Development, metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono,2011:297). Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model ADDIE (Mulyatiningsih, 2011). ADDIE merupakan singkatan dari Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations.

 

Kata Kunci :Audio-Visual, Powtoon, Konsep Diri

 

Abstract

Along with the development of the times, learning technology systems are increasingly developing and experiencing development. Various kinds of updates in the aspect of education are carried out in order to improve the quality and quantity of education. To improve the learning process, the teacher is required to be able to make learning more interesting and become innovative which encourages students to learn optimally in the classroom. In learning given in the classroom about self-concept, it is expected that students can understand and be able to have a more positive self-concept. By using development methods or in English Research & Development, research and development methods are research methods used to produce certain products, and test the effectiveness of these products (Sugiyono, 2011: 297). The development model in this study uses the ADDIE model (Mulyatiningsih, 2011). ADDIE stands for Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations.

 

Keywords: Audio-Visual, Powtoon, Self-Concept

Full Text:

PDF

References


Agustiani, H. (2006). Psikologi Perkembangan: Pendekatan Ekologi Kaitannya Dengan Konsep Diri. Bandung: Pt. Refika Aditama.

Aldoobie,N. (2015). ADDIE: Model. American International Journal Of Contemporary Research, 4(6).

Auliya, P., A., dan Mutimmatul Faidah (2019), Kelayakan Media Pembelajaran Powtoon Pada Sub Kompetensi Pegeritingan Rambut Teknik Dasar Siswa Kelas Xi Tata Kecantikan Rambut.e-Journal Volume 08 Nomor 1, Edisi Yudisium 1 Tahun 2019, hal 14-17.

Burns, R.B. (1993). Konsep Diri, Teori, Pengukuran, Perkembangan Dan perilaku. Jakarta: Arcan.

Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approuch. Usa: Springer.

Gagne R. M., & Reiser, R. A. (1983). Selecting Media Of Instruction, New Jersey: Educational Technology Publications.

Hartinah, S. (2009). Konsep Dasar Bimbingan Kelompok. Bandung: Refika Aditama.

Hurlock, Elizabeth .B. 1999. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang. Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

John W. Santrock, Child Development Elebemth Edition (New York: Mc Graw-Hill Companies, Inc, 2007).

Kustandi, C., & Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran Manual Dan Digital, (Jakarta: Ghalia Indonesia.

Larry A. Hjelle, Danier J. Ziegler, Personaliti Theoris: Basic Assumptions Research, And Applications (New York: Mcgraw-Hill, Inc., 1981).

Mersand, Shannon (2014). Product Review: Powtoon. (Online). Http://Www.Techlearning.Com/News/0002/Product-Review-Powtoon/63310.

Monks, Dkk. 2002. Psikologi Perkembangan (Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mussen Dkk. 1994. Perkembangan Dan Kepribadian Anak. Jakarta: Arcan.

Octavianingrum, D. (2016). Pengembangan Media Audio Visual Sparkol Vidiosribe Dalam Pembelajaran Mengelola Pertemuan/Rapat Di Lembaga Pendidikan Profesi (Lpp) Ipmi Kusuma Bangsa Surakarta Jurusan Administrasi Perkantoran. Tesis. Pascasarjana Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Pudjijogyanti, C. (1993). Konsep Diri Dalam Pendidikan. Jakarta: Arcan.

Santrock, John W. 2006. Human adjustment. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

Sarwono, S.W. 2002. Psikologi Remaja. Edisi Enam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Semenderiadis, T., & Mortidou, R. (2009). Using Audiovisual Media In Nursery School, Within The Framework Of The Interdisciplinery Approach. Synergies Sud Est Europeen.

Sugiyono. 2010. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sukardi, D. K. (2000). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Grafindo Persada.

Taufiq, R. F. (2016). Pengembangan Media Materi Keadaan Alam Di Indonesia Menggunakan Perangkat Lunak Vidioscribe Pada Mata Pelajaran Ips Kelas Vii.Skripsi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.

Wati, R. E. (2016). Ragam Media Pembelajaran, Jakarta: Kata Pena.

Watkins, M. (2015). An Audio-Visual Aproach To Teaching The Social Aspects Of Sustainable Product Design, Forekademisk. Org, 8(1).

Wisnarni, J., Elvie, Erviyenni dan Sri Haryati, Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Powtoon Pada Pokok Bahasan Koloid di SMA/MA. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis PowToonpada pokok bahasan Koloid di SMA/MA. Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau.


Article Metrics

Abstract views: 79   PDF views: 128